Minggu, 11 September 2011

KARYA ILMIAH : PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH

BAB 1
PENDAHULUAN


Masalah lingkungan mempunyai kaitan erat dengan faktor manusia. Baik tidaknya lingkungan hidup bergantung pada tingkat kesadaran manusia. Manusia merupakan bagian dari ekosistem yang paling berpengaruh dalam manentukan mutu lingkungan.
Manusia dalam kehidupannya kerap sekali tidak memperdulikan lingkungan. Kita sering mendengar tentang kerusakanan, misalnya kerusakan hutan, pencemaran sungai, pencemaran laut, pencemaran tanah dan pencemaran udara terjadi di mana-maan. Untuk itu pada penelitian kali ini, dengan topik “PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH” yang menjadi salah satu upaya pelestarian lingkungan hidup.

A. Latar Belakang

“PEKARANGAN RUMAH” adalah hal yang tidak bisa terpisahkan dari hidup kita. Bagi sebagian orang pekarangan rumah bukanlah sesuatu hal yang harus di pusingkan, namun tanpa kita sadar pekarangan rumah mempunyai banyak manfaat yang bisa kita ambil yaitu sebagai tempat bermain atau tempat berkumpul dengan keluarga, juga ada satu hal yang sering kita lupakan yaitu menjadikan pekarangan rumah bermanfaat dan berguna buat kita maupun orang lain. kenapa demikian? Bukan kah kita hanya akan membiarkan pekarangan rumah kosong begitu saja, sedangkan di luar sana telah terjadi banyak sekali kerusakan lingkungan. Dan kenapa tidak kita manfaatkan pekarangan rumah untuk menanami dengan tanaman hias, sahur-sahuran atau bahan obat-obatan yang secara langsung menjadi apotek hidup buat kita. Hal-hal tersebut selain berguna buat diri kita bukan kah juga akan sangat berguna buat tetangga di sekitar rumah kita. Hal lain yang yang lebih besar adalah kita bisa menyumbang berkurangnya percepatan terjadinya Global Warming yang telah menjadi masalah di seluruh dunia. Dan tentunya dengan pekarangan rumah yang di tanami banyak tumbuhan mengantarkan kita pada orang-orang yang peduli terhadap lingkungan dan secara tidak langsung mengantarkan antusiasme kita menjaga kelestarian Bumi.
















B. Rumusan masalah

Pekarangan adalah tempat yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya agar kita dapat memperoleh manfaat yang besar juga. Adapun rumusan masalahnya adalah sebagai berikut :

1.      Apa fungsi pekarangan Rumah?
2.      Bagaimana budi daya pekarangan rumah yang seharusnya?
3.      Bagaimana pengaturan pekarangan?
4.      Kenapa pekarangan menjadi pagar hidup?
5.      Bagaimana cara mengatur lahan pekarangan yang ada di desa dan di kota?


C. Tujuan penelitian

Penelitian ini di lakukan yaitu sebagai upaya:

  1. Untuk mengetahui sejauh mana masyarakat telah memanfaatkan pekarangan rumah untuk kehidupannya.
  2. Untuk mengetahui apakah masyarakat desa saja yang lebih dominan memanfaatkahn lahan pekarangan di banding masyarakat di perkotaan
  3. Untuk mengetahui apa saja jenis-jenis kegiatan yang bisa kita di pekarangan rumah dan apa saja jenis tanaman yang bisa kita tanam di pekarangan rumah
  4. untuk mengetahui pentingnya pemanfatan pekarangan dalam kehidupan
  5. untuk mengetahui apa kah tanaman sayaur-sayuran yang kita tanam di pekarangan mempunyai kandungan gizi yang beasa

D. Manfaat penelitian

Adapun manfaat dari penulisan ini yaitu :

  1. sebagai upaya meningkatkan motivasi masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah dengan baik
  2. sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah
  3. sebagai upaya untuk mengajak masyarakat mencintai lingkunan hidup yang di mulai dari pekarangan rumah
  4.  sebagai ajang untuk menuai kepedulian semua pihak untuk mendukung pelestarian tumbuh-tumbuhan lewat hobby menanam.













BAB II
LANDASAN TEORI

            Pekarangan di rumah sangat bermanfaat bagi tubuh kita jika di atur dengan baik, pada penelitian ini di harapkan agar kita sama-sama tahu berbagai hal mengenai pekarangan rumah, yaitu fungsinya, budi dayanya, pengaturannya dan tentang pagar hidup pekarangan.

A. Fungsi Pekarangan
Sebidang tanah di sekitar rumah kita adalah pekarangan. Pekarngan rumah membantu memenuhi kebutuhan pemiliknya. Kebutuhan itu adlah kebutuhan akan keindahan dan kenyamanan. Di samping itu, pekarangan juga berfungsi meningkatkan gizi danmembantu perekonomian keluarga.

Pekarangan sejak lama telah banyak di manfaatkan masyarakat sebagai sumber pendapatan. Kita sering melihat masyarakata telah bertanam berbagai macam tumbuhan di pekarangannya. Misalnya, sayur-sayuran, tanaman penyedap, tanaman obat-obatan, tanaman hias dan usaha lainnya seperti beternak dan memelihara ikan.

Bagi masyarakat di pedesaan, pekarangan merupakan lahan yang mampu menambah penghasilan mereka. Masyarakat di pedesaan rata-rata mempunyai pekarangan yang cukup luas. Jika pekarangan yang mereka miliki dapat di manfaatkan dan di olah dengan sebaik-baiknya, kebutuhan gizi sehari-hari dapat di peroleh dari pekaranagn yang ada.

Masyarakat di kota hanay sebagaian kecil yang mempunyai pekarangan. Akan tetapi, jika setiap keluarga memiliki pengetahuan tentang cara-cara bertanam di pekarangan sempit meskipun lahannya sedikit, pekarangan itu akan mampu diolah sehingga dapat membantu kebutuhan gizi keluarga tanpa membeli di supermarket dan pasar-pasar. Misalnya bertanam dengan system hidroponik (tanpa tanah)

Pekarangan akan mempunyai fungsi dengan baik jika penghuninya mempunyai kemamapuan menata, mengolah, dan memnfaatkan lahan dengan baik. Selain itu, penghuni harus mengetahui tentang gizi agar kebutuhan dapat di peroleh ari pekarangan.
Jika pekarangan di tata dengan baik, pemiliknya akan memperoleh fungsi ganda. Kedua fungsi tersebut adalah memenuhi kebutuhan jasmanai dan rohani. Pemenuhan kebutuhan jasmani dapat di lihat dari pemanfaatannya sebagai sumber pangan dan gizi. Pekarangan dapat memenuhi kebutuhan rohani karena pekarangan dapat dibuat menjadi taman yang memberikan suasana mengesangkan.






Manfaat pekarangan :

  1. Pekarangan sebagai penjaga lingkungan dan paru-paru lingkungan karena tumbuhan pekarangan menghasilkan udara bersih. Jika di sekitar tempat kita udaranya kotor, udara yang kotor itu akan diserap oleh daun-daun tanaman yang kita tanam. Daun-daun dapat menghasilkan oksigen dengan bantuan sinar matahari. Itulah sebabnya lingkungan kita akan lebih segar dan sejuk jika di sekitar kita terdapat pepohonan yang rindang. Tumbuhan yang ditanam di pekarangan dapat menyerap air kedalam tanah dan memelihara kelembapan udara. Jika di sekitar kita kelembapan udaranyabaik, perbedaan suhu pada siang hari dan malam hari tidak terlalu mencolok. Semua itu menjadikan kehidupan kita nyaman dan tentram.
  2. pekarangan sebagai sumber pendapat dan perbaikan gizi karena pekarangan dapat memberi tambahan pendapatan bagi kita jika di atur dengan baik. Dengan menanam berbagai tumbuhan kita dapat memetik dua manfaat sekaligus, yaitu untuk di manfaatkan oleh kelurga dan kelebihannya dapat di jual. Hasil penjualan tanaman pekarangan ini lah yang dapat menambah penghasilan keluarga.
  3. pekarangan menambah keindahan karena pekarangan yang di atur sedemikian rupa akan memberikan kepuasn batin pemiliknya. Tumbuhan yang ditanam adalah bunga-bunga yang berwarna warni. Ini semata-mata di ciptakan agar pemilik pekarangan memperoleh kepuasaan batin. Keindahan pekaranagn biasanya dapat menentramkan pikiran.

B. Cara Mengatur Pekarangan

Pengaturan pekarangan yang serasi akan memberikan nilai tambah bagi penghuninya atau pun abagi orang lain. Sebaiknya, pengaturan yang tidak serasi akan berdampak tidak baik. Sering kita menemukan pekarangan di pakai sebagai tempat menaruh jemuran. Kadang-kadang orang tidak mnyadari bahwa salah menaruh jemuran bernilai negative bagi orang yang melihatnya.
Ada juga pekarangan yang di pakai untuk menempatkan kandang yang kurang serasi. Kandang ayam atau kambing yang kurang enak. Begitu pula jika didepan rumah di tanami pohon kayu yang besar. Apalagi kalau kayu tersebut sampai mebutup rumah. Tentu kondisi seperti ini tidak tepat. Rumah akan menjadi lembab karena sinar matahari terhalang oleh daun yang terlalu lebat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pekarangan yang baik adalah :
  1. pagar halaman harus di buat rapid an terawatt engan baik.
  2. jalan masuk menuju rumah harus rapid an bersih. Dan di sekitar jalan masuk sebaiknya di tanam bunga-bunga yang indah dan menarik.

C. pekarangan sebagai pagar hidup

Pekarangan yang baik adalah pekarangan yang mmpunyai pagar pembatas. Pagar di pekarangan berfungsi untuk membatasi pekarangan dengan pekarangan orang lain. Dengan adanya pagar yang baik, akan lebih menjamin keamanan tanaman dari berbagai gangguan.
Pagar tidak ahrus terbuat dari bahan yang mahal saja, tetapi juga dapat di buat dari tanaman. Pagar yang terbuat dari tanaman itulah yang di sebut pagar hudup.
Pagar hidup yang baik adalah pagar hidup yang memberikan nilai tambah bagi penghuninya. Beberapa jenis tanaman yang berfungsi sebagai pagar pekarangan sekaligus di manfaatkan oleh penghuni rumah sebagaai sumber gizi adalah Beluntas, Katuk, Mangkokan, Lamtoro, Singkong, Kemangi, Kumis Kucing, bambu hias Dan lain-lain. Dalam memilih jenis tanaman yang akan di gunakan sebagai tanaman pagar perlu kita pertimbangkan hal-hal berikut :
  1. pertumbuhannya cepat,
  2. mempunyai cabang yang relative banyak,
  3. caangnya tidak mudah patah,
  4. berdaun lebat dan tidak mudah rontok,
  5. tahan terhadap pemangkasan,
  6. mempunyai sifat berkesinambungan,
  7. mudah dalam pemeliharaannya, dan
  8. tahan terhadaphama dan penyakit,

D. jenis-jenis tanaman yang sebaiknya di tanam

  1. kelompok palawija seperti kedelai, ubi kayu, ubi jalar, talas, jagung, kacang hijau, kacang tanah dan lain-lain.
  2. Buah-buahan seperti salak, mangga, nangka, jeruk, duku, rambutan, lengkeng, durian, belimbing, alpukat, jambu, pisang, papaya, sirsak, kedondong dan lain-lain
  3. sayur-sayuran seperti labu, kacang-kacangan, kangkung, bayam, sawi, cabe, tomat, terong, buncis, mentimun dan lain-lain
  4. rempah-rempah seperti kunir, jahe, leji, kencur, kelapa, kemiri, bawang merah, bawang putih, lengkuas, kemangi dan lain-lain
  5. obat-obatan seperti temulawak, kunyit, laos, kumis kucing, meniran, lidah buaya, pandan dan lain-lain
  6. tanaman hias seperti kantil, mawar, melati, anggrek, andong, bugenfil, pisang hias, kembang matahari, soka, paku-pakuan, pinag, palem dan lain-lain.
  7. selain tanaman pekarangan juga dapat di gunakan untuk beternak ayam, bebek, kambing dan dapat di gunakan sebagai kolam ikan.


















BAB III
METODE PENELITIAN



A. Tempat penelitian

                        Penelitian di lakukan pada :

Hari/Tanggal               : Minggu, 27  Maret 2011
Tempat                        : Di Dompu 


B. Subjek Penelitian

Adapun subjek yang di perhatikan dalam penelitian ini adalah masyarakat pada umumnya.

C. Instrumen Penelitian

Adapun instrument yang di lakukan yaitu mewawancarai beberapa orang untuk di jadikan sampel sehingga kami mendapatkan informasi terhadap perkembangan dan pemanfaatan pekarang rumah selama ini di kabupaten Dompu dan kamipun memperhatikan serta menganalisa kebiasaan masyarakat secara umum dalam hal memanfaatkan pekarangan.

D. Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian yang kami lakukan yaitu :

  1. memperhatikan keadaan lahan pekarangan rumah di masyarakat
  2. mendata jenis-jenis tanaman yang biasa di taman
  3. mengumpulkan data-data dari berbagai literature yang membantu
  4. melakukan analisa terhadap kenyataan di masyarakat yang kurang memanfaatkan pekarangan rumah













BAB IV
HASIL PENELITIAN


Pemanfaatkan lahan pekarangan rumah tenyata telah lama di lakukan oleh masarakat Dompu terutama masyarakat yang hidup di daerah pedesaan. Kita pun dapat mengetahui banyak masyarakat yang memanfaaatkan lahan pekarangan sehingga dapat bermanfaat untuk kehidupan rumah tangga dan  untuk keindahan lingkungan  rumah dan lingkungan sekitar.  Meskipun budaya untuk memanfaatkan pekarangan hanya sebagian orang saja yang melakukan karena orang-orang juga cukup sibuk untuk melakukan pemeliharaan lahan pekarangan yaitu karena factor pekerjaan dan profesi.

































BAB V
PENUTUP


A. Kesimpulan

  1. pemanfaatan pekarangan rumah sangat memberikan dampak positif untu kehidupan kita
  2. lahan  pada pekarangan rumah bisa untuk di tanami berbagai macam tanaman seperti sayur-sayuran, obat-obatan, tanaman hias dan lain sebagainya.
  3. selain digunakan untuk menanami tumbahan juga dapat di gunakan sebagai tempat berternak ayam, kambing, bebek, angsa, dan lain-lain.

B. Saran

  1. kita harus membudayakan pemanfaatan pekarangan rumah
  2. masyarakat harus terus mempertahankan kegiatan bertanam di pekarangan sebagai salah satu upaya cinta terhadap lingkungan dan pencemaran udara
  3. pemerintah harus mendukung upaya masyarakat dari berbagai segi kehidupan terutama dalam hal intensifikasi pekarangan. 




















KARYA TULIS ILMIAH

TENTANG

PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH


O

L

E

H


KELOMPOK I




INTAN PUTRIANI
NURRADIA LESTARI
RANGGA SATRIANDIKA A.
M. ILHAMUDDIN

(XI IPA 3)









SMA NEGERI 1 DOMPU
TAHUN AJARAN 2010-2011



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar